FAWAID TA’LIM SHOHIH BUKHORI 02 oKTOBER 2023

39 Pembaca

Fawaid Ta’lim
CMC 02 Oktober 2023
16.12

Boleh melakukan tauriyah jika dalam keadaan terpaksa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita supaya menolong orang yang yang berbuat dhalim dengan cara menghentikan kedholimannya.

Wudhu merupakan syarat sahnya shalat.

Melaksanakan kewajiban yang ditetapkan Allah subhanahu wa ta’ala akan mengantarkan seseorang masuk surga.

Orang yang menimbun harta dan tidak membayar zakatnya kelak di akhirat harta tersebut akan dirubah menjadi ular besar botak dan sangat beracun yang akan menyiksanya.

Termasuk khilah adalah seseorang memiliki harta yang telah mencapai nishob dan hampir mencapai haul kemudian sebelum genap haulnya dan sebelum penarik zakat memgambil zakatnya dia mengurangi hartanya dengan sengaja hingga tidak mencapai nishob dengan tujuan untuk menghindari zakat.

Nikah shighor adalah seseorang mengatakan kepada temannya kamu nikahkan aku dengan anakmu atau saudarimu lalu aku akan menikahkanmu dengan anakku atau saudariku tanpa mahar, jika kamu berbuat baik kepada anakku atau saudariku yang telah kamu nikahi maka aku juga akan berbuat baik kepada anakmu atau saudarimu yang telah aku nikahi tapi jika kamu berbuat buruk kepadanya atau menceraikannya akupun akan melakukan hal yang sama.

Manusia bersekutu dalam air, api dan tempat gembala kambing yang bebas digunakan untuk siapapun.

Khiyarusyarth dalam jual beli seperti jika barang ini ada cacatnya atau kemahalan barang ini aku kembalikan lagi, khiyarusyarth waktunya maksimal tiga hari.

Tidak dibenarkan merawat anak yatim kemudian setelah besar menikahinya dengan mahar murah. Hendaknya jika menikahinya tetap memberikan mahar misl (mahar yang berlaku umum) di tempat tersebut.

Manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat seperti ketika matinya di dunia ini.

Setiap penghianat kelak pada hari kiamat akan dikumpulkan dibawah bendera pengkhianat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat keras dalam melarang umatnya melakukan saksi palsu.

Jika terjadi wabah penyakit tho’un di suatu negeri jangan kamu masuk negeri tersebut dan jika terjadinya di tempatmu berada maka janganlah kamu pergi dari negerimu.

Orang yang mengambil kembali pemberiannya kepada orang lain ibaratnya seperti seekor anjing yang memakan kembali muntahannya.

Tidak dibenarkan dalam Islam transaksi jual beli yang di dalamnya terdapat penipuan.

Abu Layla Turahmin, M.H.

Tinggalkan komentar