MENDULANG PAHALA DENGAN NIAT

49 Pembaca

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على سيد الأنبياء والمرسلين خليل رب العالمين وصادق الأمين نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. أما بعد

Kewajiban yang telah dibebankan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada kita adalah supaya kita hanya beribadah kepada-Nya saja, Allah Berfirman dalam surat az-Zariyat ayat: 56.

وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون. سورة الذاريات: ٥٦.

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepadaku.” QS: az-Zariyat: 56.

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan kepada kita bahwa tujuan utama Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan manusia bahkan termasuk jin adalah supaya mereka semua hanya beribadah menyembah Allah subhanahu wa ta’ala semata. Dan ini merupakan tugas pokok kita secara global.

Lalu apa yang dimaksud dengan ibadah?

Ibadah adalah sebuah istilah (nama) yang meliputi semua perkara yang dicintai dan diridhoi oleh Allah subhanahu wa ta’ala baik berupa perkataan-perkataan maupun perbuatan-perbuatan yang lahir maupun yang batin.

Dari sini kita bisa mengetahui bahwa ibadah terbagi menjadi dua macam yaitu: ibadah khusus dan ibadah umum.

Mendulang Pahala dengan Niat

Baik ibadah khusus maupun ibadah umum yang disebutkan diatas wajib didasari dengan niat yang benar yaitu dilaksanakan ikhlas hanya mengharap pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Ketika kita shalat misalnya, shalat tersebut wajib dikerjakan ikhlas hanya karena Allah subhanahu wa ta’ala bukan karena sesuatu yang lain, kita dalam mengerjakannya hanya mengharap wajah Allah ta’ala, hanya mengharap pahala dari-Nya atau supaya dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari api neraka. Dengan demikian ibadah shalat yang kita lakukan akan mendapat pahala yang besar di sisi Allah subhanahu wa ta’ala karena niat itulah yang sangat menentukan apakah ibadah itu akan diterima oleh Allah ataukah tidak dan apakah pahalanya itu sedikit atau banyak, semua tergantung niat yang ada di dalam hatinya, semakin tulus ikhlas hanya karena Allah dalam mengerjakannya maka pahala akan semakin diterima dan semakin besar nilai-Nya.

Bahkan bukan hanya dalam masalah ibadah khusus seperti itu saja yang wajib didasari dengan niat ikhlas karena Allah.

Bahkan….

Semua aktifitas yang baik yangbkita kerjakan jika didsari dengan niat yang benar maka aktifitas tersebut bernilai pahala sangat besar di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Kita makan, minum, duduk, berdiri, berjalan, istirahat, mencuci, menyetrika, menyapu, memasak, tidur dan lain-lainnya, jika swmua perbuatan-perbuatan itu setiap hendak kita laksanakan kita dasari dengan niat yang benar dan tentu ikhlas karena Allah semua perbuatan-perbuatan itu akan bernilai pahala di sisi-Nya.

Termasuk setiap ucapan-ucapan kita yang baik, jika ucapan-ucapan kita yang baik itu diucapkan dan didasari dengan niat yang benar dan ikhlas karena Allah niscaya akan berpahala sangat besar juga di sisi-Nya.

Oleh karena itu kita wajib mengelola hati kita setiap hari dengan niat yang benar dan ikhlas karena Allah subhanahu wa ta’ala supaya setiap aktifitas kita bernilai pahala yang besar di sisi-Nya.

Coba bayangkan dan renungkan…!

Sudah berapa tahun kita menjalani hidup ini? Berapa banyak amal perbuatan yang kita kerjakan berupa ucapan maupun perbuatan?

Tentu sudah sangat banyak dan tidak bisa kita hitung, andai kata kita bisa mengelola hati kita selama itu dan setiap kali kita berbicara maupun berbuat kita niatkan dengan niat yang baik dan ikhlas karena Allah subhanahu wa ta’ala tentu bernilai ibadah dan berpahala sangat banyak dan sangat besar dan kita tidak akan mampu untuk menghitungnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadis yang sudah sangat terkenal yaitu,

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرء ما نوى

“Sesungguhnya setiap amalan-amalan itu tergantung daripada niatnya, dan setiap orang akan akan mendapatkan sesuai niatnya.”

Maksudnya adalah setiap amal apapun yang kita kerjakan baik berupa ucapan-ucapan maupun perbuatan-perbuatan, semua itu berpahala atau tidak berpahala tergantung niat yang ada di dalam hati kita, jika niatnya benar dan ikhlas karena Allah pasti semua amal perbuatan kita akan dinilai pahala oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan setiap aktifitas kita akan dinilai ibadah oleh-Nya.

Abu layla Turahmin, M.H.

Masjid Jamilurrohman, 03 April 2023, 16.27.

Tinggalkan komentar